42 PESERTA BERSAING KETAT DI SELEKSI PASKIBRAKA NASIONAL KALTIM

SAMARINDA - Sebanyak 42 pelajar yang berasal dari 10 Kabupaten dan Kota di Kalimantan Timur (Kaltim) bersaing ketat dalam seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Nasional tahun 2022.
Mereka merupakan peserta terpilih hasil seleksi yang dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga  (Dispora) Provinsi Kaltim di tiap-tiap Kabupaten dan Kota dengan total pelajar yang mengikuti seleksi sebanyak 1174 orang.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kaltim, Agus Tianur, melalui Kepala Bidang Pengembangan Pemuda, Rasman, menyampaikan bahwa pihaknya akan memilih 1 putra dan 1 putri sebagai calon Paskibraka Nasional asal Kaltim yang akan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia di istana negara.
"Sebagaimana diketahui untuk peserta yang masuk seleksi ke tingkat nasional ini, adalah pilihan terbaik yang memang layak berada di sini. Alhamdulillah kalian yang terpilih harus berbangga hati karena dipercaya menjadi wakil daerah masing-masing. Berkompetisilah dengan baik, dengan menunjukkan  kualitas diri tanpa menjatuhkan satu sama lain," pesannya ketika membuka kegiatan seleksi Senin (23/05/2022) di Aula Kantor Dispora Kaltim Kompleks Stadion Madya Sempaja.
Disampaikan kembali bahwa Dispora Kaltim melakukan seleksi secara profesional dan memastikan tidak ada intervensi dari pihak manapun.
"Kita sudah sampaikan ke seluruh Kabupaten dan Kota bahwa tidak ada intervensi atas penetapan Calon Paskibraka. Mereka yang memang layak dan pantas, dia yang terpilih. Bagi yang belum terpilih ke nasional, jangan berkecil hati, karena kalian secara otomatis akan bertugas di upacara HUT RI di tingkat Provinsi," pungkasnya.
Sementara itu, Panitia Pelaksana, Rusmulyadi, dalam laporannya melaporkan seluruh peserta akan menghadapi tahapan seleksi yang sangat ketat, setelah penilaian Sikap, Gerak dan Penampilan (SGP) serta postur, selama 3 hari ke depan hingga Rabu (25/55/2022) peserta akan menjalani tes kesehatan, psikotes (tes tertulis), Baris Berbaris dan yang tidak kalah pentingnya adalah Tes Pancasila dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
“Dalam seleksi ini, tim seleksi terdiri atas  unsur TNI dari Korem 091/Aji Surya Natakesuma, Polresta Samarinda, Tim Kesehatan dari  RSUD A W Sjahranie, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kaltim serta dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) untuk tes psikologi. Saat ini juga hadir dari BPIP Pusat, Martha Maya, Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI), Dewa Agung, dan Komando Garnisun Tetap (Kogartap) I Jakarta, Kapten CPM Setyawan yang memantau langsung jalannya seleksi," jelasnya.
Acara pembukaan tersebut juga dihadiri seluruh Dinas yang menangani Kepemudaan di Kabupaten dan Kota se Kaltim, Pejabat Administrator dan Pengawas lingkup Dispora Kaltim, pengurus PPI Kaltim, serta instansi terkait lainnya. (ba/ppiddisporakaltim)